Oleh: Dian Kelana
Saya merasa terkejut dan senang, ketika mendapat sms dari OmJay yang mengajak saya untuk ikut rapat Panitia Amprokan Blogger 2011 di BCP Bekasi, Minggu kemarin. Amprokan atau Temu Blogger se Indonesia ini adalah yang kedua kalinya. Setelah sukses diselenggarakan tahun 2010 yang lalu.
Walau tercatat sebagai anggota BeBlog, sebutan untuk komunitas Blogger Bekasi. Tapi saya tidaklah begitu aktif menulis di sana. Makanya saya cukup berterimakasih juga kepada OmJay dan kawan-kawan, ikut di ajak berpartisipasi dalam kegiatan berskala nasional ini.
Karena rapat kali ini adalah yang pertama kali saya ikuti diantara rapat-rapat panitia yang sudah ada sebelumnya, belum banyak yang saya ketahui dan sampai di mana perkembangan pekerjaan yang telah di lalui. Tapi saya sadari juga, kehadiran saya dalam kepanitiaan ini tentu belum begitu bisa maksimal, karena tugas saya sebagai petugas dokumentasi baru akan padat di saat acara amprokan tersebut berlangsung nanti.

Kehadiran saya dalam rapat-rapat awal ini, hanyalah untuk mengetahui tugas-tugas pokok saya nantinya, serta untuk saling mengenal diantara para anggota panitia amprokan ini. Karena belum semua anggota panitia yang saya kenal akrab secara pribadi. Sebab saya tinggal dan menetap di Jakarta Barat, sekitar 30 kilo dari pusat kota Bekasi.
Kedekatan dan keakraban karena telah saling kenal, tentu akan memperlancar tugas yang diberikan nanti. Apalagi sebagai petugas dokumentasi, saya akan lebih banyak bekerja di lapangan, bukan di belakang meja. Kecuali saat memposting tulisan, seperti sekarang ini.
Berangkat dari Tomang mendekati jam 12 siang, saya baru sampai di Bekasi hampir jam 13. Sampai di BCP saya lalu menelpon OmJay. Rupanya OmJay juga belum berada di tempat, masih dalam perjalanan naik kereta api dari Stasiun Kota menuju Bekasi.
Karena belum tahu di mana teman-teman yang telah datang berkumpul, akhirnya saya menunggu OmJay tiba di teras lantai 2 BCP Bekasi. Waktu menunggu OmJay yang saat itu katanya sudah sampai di Stasiun Bekasi, saya manfaatkan untuk melaksanakan shalat Zuhur.
Tak Lama setelah saya kembali dari mushalla dan kembali ke teras lantai 2 BCP, saya di telpon oleh OmJay yang mengatakan dia sudah sampai dan berkumpul dengan teman-teman peserta rapat di food court lantai 2. Karena sudah berada di lantai yang sama, saya lalu masuk kedalam food court. Setelah melewati beberapa meja, akhirnya saya melihat OmJay yang saat itu tampil klimis tanpa kumis telah bergabung bersama teman-teman yang lain.
Seperti yang telah saya duga sebelumnya, selain Om Jay, hanya satu diantara teman-teman anggota panitia amprokan itu yang saya kenal cukup dekat, yaitu saudara Yulef. Selebihnya baru sekadar kenal wajah, itupun samar-samar. Setelah bersalaman dan memperkenalkan diri, baru beberapa nama dan wajah mulai melekat di memori saya.
Sebagai anggota panitia yang baru sekali hadir dalam rapat, saya berusaha menjadi pendengar yang baik, agar saya bisa mendapat gambaran sudah sampai dimana perkembangan yang terjadi, sambil juga mengabadikan teman-teman yang lagi serius membahas persoalan.
Rapat berakhir sekitar jam 16, tapi disaat kami akan meninggalkan tempat, salah seorang panitia yaitu mbak Ajeng yang sebelumnya ada acara di Komunitas Blogger Asean di Jakarta, datang bersama keluarga. Akhirnya rapat ditambah waktunya sekitar 15 menit, untuk mendengarkan masukan dari mbak Ajeng yang dalam kepanitiaan amprokan ini berada di seksi acara. Juga membicarakan hasil rapat sebelumnya.
Mendekati setengah lima rapat panitia amprokan ini bubar, saya langsung menuju mushalla dan melaksanakan shalat Ashar. Setelah selesai shalat, kembali ke Jakarta naik bus Mayasari Bakti jurusan Bekasi – Kalideres, sampai di Tomang pukul setengah tujuh.